
Pemerintah Kota Makassar melanjutkan penataan kawasan Jalan masuk Kompleks Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan BiringkanayaMAKASSAR, Beritaraya.com – Pemerintah Kota Makassar melanjutkan penataan kawasan Jalan masuk Kompleks Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, dengan membersihkan bekas lapak pedagang yang sebelumnya telah dibongkar secara mandiri.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026, itu dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan proses sosialisasi dan memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk membongkar bangunannya sendiri.
Camat Biringkanaya, Maharuddin, mengatakan penataan kawasan dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan mengedepankan dialog bersama para pedagang.
Menurutnya, cara tersebut membuat proses penataan berjalan lancar tanpa menimbulkan gesekan.
“Kami mengutamakan pendekatan humanis. Sebelum dilakukan penertiban, kami berdialog dengan para pedagang, memberikan edukasi, serta waktu yang cukup agar mereka dapat membongkar lapaknya secara mandiri,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Sekitar 20 lapak yang berdiri di atas fasilitas umum telah dibongkar maupun direlokasi oleh pemiliknya.
Sebagian bangunan bahkan diketahui telah berdiri selama puluhan tahun.
Maharuddin menilai keberhasilan penataan di kawasan Telkomas menunjukkan bahwa komunikasi yang baik mampu menghasilkan solusi tanpa harus mengedepankan tindakan represif.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif sehingga proses berjalan aman dan tertib,” katanya.
Ia menegaskan penataan serupa akan dilakukan secara bertahap terhadap bangunan yang memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya di wilayah Kecamatan Biringkanaya.
Selain mengembalikan fungsi fasilitas umum, penataan kawasan juga diharapkan memperlancar arus lalu lintas serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Lurah Berua, Andi Surianti, mengatakan pembongkaran mandiri merupakan hasil komunikasi yang telah dilakukan pemerintah bersama para pedagang.
“Lapak-lapak yang telah berdiri kurang lebih selama 30 tahun akhirnya dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya setelah kami melakukan pendekatan secara persuasif,” ujarnya.
Setelah seluruh lapak dibongkar, pemerintah kecamatan bersama pemerintah kelurahan melakukan pembersihan sisa bangunan agar kawasan kembali bersih dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kami berharap kerja sama seluruh pihak terus terjalin agar kawasan ini tetap bersih, tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Andi Surianti.

Tidak ada komentar