TRENDING

Makassar Ingin Bangun Gedung Pertunjukan Seni

3 menit membaca
Redaksi
Ragam - 30 Jun 2026

MAKASSAR, Beritaraya.com – Pemerintah Kota Makassar berencana menghadirkan gedung pertunjukan seni sebagai ruang bagi pelaku budaya untuk berkarya. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut fasilitas tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang harus segera diwujudkan.

Munafri menargetkan pembangunan gedung pertunjukan seni tersebut dapat selesai paling lambat pada 2028. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu penting untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat melantik Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) periode 2026–2031 di Mall Phinisi Point, Sabtu (27/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Munafri mengatakan Makassar memiliki banyak talenta seni yang berpotensi berkembang. Namun, keterbatasan ruang pertunjukan menjadi salah satu tantangan yang perlu diselesaikan.

“Makassar tidak pernah kekurangan talenta seni. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana kita mengeksplorasi potensi itu menjadi kekuatan dan keuntungan bagi kota,” ujar Munafri.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu mengakui pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah dalam menyediakan fasilitas yang layak bagi para seniman.

“Hari ini Kota Makassar masih berutang kepada para seniman karena belum memiliki infrastruktur pertunjukan seni yang memadai. Insyaallah ini akan kami tuntaskan, tidak lebih dari tahun 2028,” tegasnya.

Menurut Appi, pembangunan kota tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Perkembangan seni dan budaya juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter serta identitas sebuah daerah.

Ia berharap gedung pertunjukan nantinya dapat menjadi tempat bagi seniman menampilkan karya, mengembangkan kreativitas, serta menjaga keberlanjutan budaya Makassar di tengah perubahan zaman.

Dalam pelantikan tersebut, Appi juga meminta Pengurus DKM periode baru tidak berhenti sebagai organisasi administratif, tetapi mampu menjadi penggerak berbagai program seni dan budaya.

Ia mendorong DKM membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjawab tantangan yang dihadapi dunia kesenian di Makassar.

“Kalau pemerintah mengukuhkan dewan ini sebagai bagian dari pembangunan kota, maka sangat naif kalau kita membiarkan mereka berjalan sendiri. Harus ada support system yang kuat,” katanya.

Appi juga meminta Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Kota Makassar memberikan dukungan agar program DKM dapat berjalan lebih maksimal.

Ia menyebut pengalaman Makassar menjadi tuan rumah International Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 menjadi bukti bahwa budaya daerah memiliki daya tarik besar. Dalam kegiatan tersebut, para delegasi dari berbagai negara turut menikmati penampilan seni dan budaya Makassar.

Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar seni budaya Makassar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Di akhir sambutannya, Appi mengajak seluruh pelaku seni menjaga kerja sama dan memperkuat kolaborasi agar perkembangan kesenian di Kota Makassar semakin maju.

“Selamat bekerja dan selamat membangun peradaban baru di Kota Makassar. Mari bersama-sama menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda,” tutupnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

CLOSE ADS